Gambar

Sejarah Pilpres Indonesia

pilpres

Tahun 2004 merupakan sejarah baru dalam dunia demokrasi Indonesia. Pasalnya tahun ini merupakan tahun pertama diselenggarakannya Pemilihan Presiden (Pilpres) Langsung. Selain Pilpres, di tahun ini juga digelar Pemilihan Kepala Daerah langsung. Euforia demokrasi di tahun ini sangat kental terasa. Bagaimana tidak, di tahun-tahun sebelumnya, pemilihan presiden dan wakil presiden dilakukan oleh MPR, sehingga rakyat tidak terlibat secara langsung.

Pemenang Pilpres 2004 adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Pilpres ini dilangsungkan dalam dua putaran, karena tidak ada pasangan calon yang berhasil mendapatkan suara lebih dari 50%. Putaran kedua digunakan untuk memilih presiden yang diwarnai persaingan antara Yudhoyono dan Megawati yang akhirnya dimenangi oleh pasangan Yudhoyono-Jusuf Kalla.

Pilpres selanjutnya digelar pada 8 Juli 2009. Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan memperoleh suara 60,80%, mengalahkan pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan Muhammad Jusuf Kalla-Wiranto.

Pilpres terbaru, Pilpres 2014 diselenggarakan pada 9 Juli 2014. Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla berhasil menjadi pemenang dalam satu putaran langsung dengan suara sebesar 53,15%, mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Pada Pilpres ini keikutsertaan publik sangat terasa. Barangkali dikarenakan calon yang tersedia hanya ada dua pasang, sehingga rakyat Indonesia menjadi terbelah dua. Banyak tokoh komunikasi politik menyatakan dalam pemilu sekarang ini fenomena komunikasi politik semakin jelas terlihat. Fenomena pencitraan, fenomena bullying dan saling menyerang antar pendukung, media yang cenderung lebih terang-terangan memihak, dan banyak lagi. Namun bagaimanapun, presiden telah terpilih. Kabinet kerja yang digadang-gadang dibentuk Jokowi –JK sedang dalam proses pembuktian janji kampanyenya.

Tahapan pemilu langsung sudah dilaksanakan sejak 1999, tepatnya pada 7 Juni 1999, selepas Orde Baru diruntuhkan oleh people power yang dikenal dengan orde reformasi. Di tahun ini rakyat memilih anggota DPR dan DPRD secara langsung. Saat itu 48 partai menjadi peserta Pemilu. Peraih suaa terbanyak di pemilu 1999 ini adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s