Pemanfaatan Media Sosial bagi Program Kehumasan

Pemanfaatan Media Sosial bagi Program Kehumasan

Menulis judul diatas rasanya memang agak “serius dan kaku”. Namun ternyata pemanfaatan media sosial nyatanya memang sangat penting diperhatikan oleh para praktisi Humas / Public Relations Officer. Bagaimana tidak, penggunaan media sosial dari hari ke hari semakin meningkat. Ke”gandrungan” masyarakat dunia terutama Indonesia terhadap media sosial ini sangat baik jika dimanfaatkan Humas untuk mendukung berbagai proram instansinya. Beberapa program tersebut diantaranya:

1. Medsos sebagai pendamping media konvensional dalam mempublikasikan suatu program atau kebijakan

Sebuah instansi apalagi lembaga publik memiliki program atau kebijakan yang harus dipublikasikan kepada khalayak. Program ini biasanya disampaikan melalui media konvensional seperti televisi, radio, dan media cetak. Medsos dapat digunakan sebagai pendamping media konvensional yang memperkuat kesan serta mempercepat penyebaran informasi tersebut. Contohnya, suatu Rumah Sakit perlu menyosialisasikan program pelayanan BPJS. Dalam hal ini Humas atas persetujuan Direksi mempublikasikan program tersebut melalui TV, Radio ataupun media cetak. Agar informasinya semakin efektif, Humas memuat informasi tersebut dalam medsos sehingga kalangan yang tersentuh oleh info tersebut semakin luas.

2. Medsos sebagai pendamping media konvensional dalam program pemasaran yang efektif

Dunia Kehumasan hari ini sudah banyak yang menggunakan medsos untuk melakukan pemasaran. Segala produk dapat dipasarkan melalui medsos, dan hasilnya cukup efektif. Kegiatan pemasaran di Medsos ini nyatanya dilakukan oleh pribadi maupun perusahaan. Akun Fans Page pada Facebook, twitter, path, instagram dan jenis medsos lain banyak digunakan pengusaha.

3. Medsos digunakan sebagai media komunikasi dengan pelanggan

Kemajuan teknologi informasi membuat masyarakat dalam hal ini pelanggan semakin tahu hak dan kewajibannya terhadap suatu produk tertentu. Mereka menjadi semakin kritis akan apa yang dilakukan dan tidak dilakukan suatu perusahaan terhadapnya. Hal inilah yang mendorong pelanggan untuk mengemukakan apa yang disukainya dan apa yang tidak disukainya kepada perusahaan. Jika suatu perusahaan memiliki akun medsos tertentu, maka pelanggan akan menuangkan saran dan kritiknya di akun tersebut, sehingga saran dan kritik pelanggan tidak disampaikan di media yang salah dan sulit untuk dikendalikan. Dengan akun tersebut juga perusahaan dapat mengevaluasi setiap produknya.

Kritik atau complain pelanggan yang terpusat menjadikan complain tersebut semakin mudah di counter, semakin mudah dijelaskan kepada pelanggan, dan tidak akan menjalar ke media lain yang dapat menjadikan masalah semakin besar.

4. Medsos digunakan sebagai media edukasi

Selain informasi secara umum, beberapa instansi/perusahaan memiliki kewajiban sosial untuk melakukan edukasi edukasi tertentu sebagai bentuk tanggungjawabnya kepada masyarakat. Rumah Sakit mengedukasikan mengenai kesehatan, Kemkominfo mengedukasi mengenai etika menggunakan teknologi informasi, BATAN mengedukasi pemanfaatan nuklir bagi kehidupan sehari-hari, perusahaan produk makanan dan minuman bervitamin mengedukasi manfaat menggunakan produk tersebut, lembaga pendidika mengedukasi pentingnya menuntut ilmu, lembaga pertanian atau kelautan mengedukasi bagaimana pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, dan masih banyak lagi. Edukasi ringan dan mudah dimengerti menjadi efektif dan efisien yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

5. Membangun opini publik positif yang pada akhirnya terbentuk citra positif

Inilah salah satu goal utama dari pemanfaatan medsos adalah membentuk Top Of Mind (TOM) di masyarakat. Semakin sering instansi atau perorangan menyapa masyarakat, semakin besar peluang instansi tersebut untuk menjadi TOM. Misal, semakin banyak Fan Pages suatu Rumah Sakit memiliki penggemar maka semakin banyak masyarakat yang dapat mengupdate segala informasi baik itu pemasaran, informasi, edukasi, dll, maka rumah sakit tersebut dapat selalu diingat oleh masyarakat. Bicara rumah sakit ingatnya kepada rumah sakit tersebut. Jika suatu rumah sakit telah menjadi TOM di masyarakat maka RS akan mudah menggiring opini masyarakat terhadap rumah sakit itu.

Demikian beberapa manfaat media sosial bagi perusahaan. Pastinya masih banyak manfaat medsos yang penting untuk kita ketahui. Jika ada tambahan solahkan sampaikan di kolom reply yaa…trima kasih sudah menyimak…^^

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s