Selamatkan Anak dari Bahaya Asap Rokok

Selamatkan Anak dari Bahaya Asap Rokok

Tulisan ini dimulai saat mendengar beberapa ibu-ibu yang selalu mengeluh akan lingkungan yang tercemar asap rokok, dan dampak negatifnya bagi buah hatinya. Selain para ibu, secara ilmiah dilakukan penelitian mengenai kondisi paru-paru anak SD di Kota Bandung, dan ternyata sebagian besar sudah tercemar polutan. Pembahasan mengenai ini pernah saya dapatkan ketika aktif di salah satu organisasi pecinta lingkungan Nasional sekitar tahun 2006.

I love my free smoke-childhood. Kehidupan anak-anak bersih tanpa rokok. Kalimat ini pernah menjadi tema hari Kanker Sedunia tepatnya di tahun 2012 yang diperingati setiap tanggal 4 Februari. Hari kanker sedunia menjadi momentum kita untuk aware terhadap bahaya kanker untuk diri dan keluarga kita. Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasikan 84 juta orang meninggal kita kanker dalam rentang waktu 2005-2015. Sedangkan hasil Riset Kesehatan Dasar 2007 menyebutkan bahwa prevalansi penyakit tumor di Indonesia adalah 4,3.

Tema Hari Kanker Sedunia ini mengingatkan kita pentingnya menciptakan lingkungan yang bebas asap rokok untuk anak-anak di sekitar kita. Tujuannya adalah untuk menciptakan udara segar tanpa racun yang ditimbulkan rokok sehingga paru-paru kita tetap dalam kondisi baik dan meminimalisir faktor resiko penyakit kanker paru-paru.

Penyebab Utama Kanker Paru-paru

Dalam Wikipedia disebutkan, Kanker paru-paru adalah  pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru. Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar risiko untuk menderita kanker paru-paru.

Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10%-15% pada pria dan 5% pada wanita) yang disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. Bekerja dengan asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven arang bisa menyebabkan kanker paru-paru, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja yang juga merokok.

Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:

  1. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
  2. Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.
  3. Napas sesak dan pendek-pendek.
  4. Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
  5. Kelelahan kronis
  6. Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  7. Suara serak/parau.
  8. Pembengkakan di wajah atau leher.

Mari selamatkan paru kita dan keluarga kita dengan menciptakan lingkungan bebas asap rokok. Caranya, stop merokok!. Atau setidaknya, jangan merokok dirumah dimana anak-anak sedang tumbuh berkembang; Ciptakan suasana rumah yang sehat dan bersih; Perhatikan pengelolaan sirkulasi udara dirumah sehingga udar yang masuk dan keluar seimbang; Pastikan ruangan mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup, karena bakteri akan mudah berkembang biak di tempat yang lembab.

Sein pengelolaan tempat tinggal yang perlu diperhatikan juga diantaranya adalah pola istirahat yang teratur, makan gizi seimbang, biasakan berolahraga sejak kecil dan biasakan melakukan hal-hal sederhana namun sangat bermanfaat yaitu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, memasak, dll, serta perhatikan etika batuk. Selalu gunakan masker apabila Anda sedang batuk, atau tutup batuk Anda menggunakan tisu lalu buang ke tempat sampat, jika tidak ada tisu, tutup batuk Anda menggunakan punggkung telapak tangan atau lengan atas.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s