Kuncinya satu, terapkan hidup sehat!

Kuncinya satu, terapkan hidup sehat!

Bulan maret yang lalu adalah hari TB sedunia. Hari TB sedunia ini selalu dijadikan momentum untuk mewaspadai penyakit TB, namun penyakit TB di Indonesia masih menempati peringkat ke-4 terbanyak di dunia.

dr. Prayudi Santoso, SpPD-KP, M.Kes, mengatakan, penyakit TB bukan masalah individu, melainkan masalah lingkungan. Mengapa? Karena penyakit TB berkaitan erat dengan kebersihan dan kenyamanan tempat tinggal. Dimulai dari ruangan rumah sampai kebersihan lingkungan.

Menghindari dari penyakit yang disebabkan kuman Micobacterium tuberculosis ini sangat mudah, cukup menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Mudah bukan?, ya, mudah diucapkan namun terkadang lupa untuk diterapkan.

Kuman TB adalah kuman yang kuat dan lincah. Bentuknya sangat kecil jika dibandingkan dengan kuman lain, sehingga tahan lama beredar di udara dan dapat berhari-hari hidup sehingga kemungkinan terhisap oleh orang lain sangat besar. Selain organ paru, MTB menyerang juga selaput otak, mata, pita suara, selaput jantung, tulang, kulit, kelenjar, saluran kencing, dan organ lainnya. Namun, sekitar 80% menyerang paru. Karena itulah orang lebih mengenal TB itu hanya pada paru-paru.

Dalam satu tahun, tambah dr. Prayudi, 1 orang penderita TB dapat menularkan penyakit kepada 15-25 orang. Oleh karena itu, mengobati satu orang berarti memutus mata rantai penyebaran penyakit ini. Namun, jika diobati dengan baik, penularannya akan berkurang 10% dalam 2 minggu, dan setelah dua bulan tidak akan menular lagi.

Cara menghindarinya sangat mudah:

1.       Ciptakan lingkungan rumah yang bersih.

2.       Perhatikan sirkulasi udara dan fentilasi di rumah. Pastikan cahaya matahari masuk dengan merata karena MTB tidak tahan berada di tempat panas.

3.       Biasakan pola asupan gizi seimbang, dengan gizi yang seimbang tubuh akan memiliki antibody yang kuat, sehingga tidak mudah terserang kuman/bakteri.

4.       Biasakan olah raga teratur, istirahat yang cukup dan hindari perilaku menyimpang.

5.       Biasakan etika batuk dan penggunaan masker. Jika batuk, tutup mulut dengan tisu, punggung telapak tangan, atau menggunakan bahu atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s