Dewasa semu

Dewasa semu

Menjadi tua itu absolut

Menjadi dewasa pilihan

Masa dewasa adalah masa ketika seseorang mau dan mampu berpikir jernih dalam mempertimbangkan segala hal, pandai mengontrol emosi, dan tau memilih yang lebih baik diantara yang baik.

Extension of self atau “pemekaran” dari diri sendiri. Hal ini berarti seseorang mampu untuk menganggap orang lain sebagai bagian dari dirinya. Contoh yang paling mudah adalah tumbuhnya perasaan “cinta”. Orang dewasa yang mencintai biasanya diikuti dengan berkurangnya perasaan egoisme. Jadi apabila kita sudah beristri tapi salah satu masih menunjukkan egoisme dan memikirkan diri sendiri itu artinya kita belum bisa disebut mencintai apalagi dikatakan dewasa (mature personality).

Masih ingatkah ketika usia remaja kita sering bersemangat, berapi2, membangun dunia kita sendiri di masa depan. “Sekian tahun lagi aku akan menjadi sarjana, dan jika sudah lulus nanti aku akan jadi bla bla,,,,punya bla bla…dan berbagai mimpi lainnya”. Tapi kini, ketika usia telah semakin tua, setelah terlena dengan apa yang diraih, semua cita-cita itu seakan tak pernah ada. Hari-hari hanya dijalani dengan keseharian yang tak pernah berubah. Bangun tidur, pergi pekerja, pulang kerumah dan tidur. apakah Anda salah satu dari itu?

Hari-hari yang membosankan itu kini dialami banyak orang. Tak ada lagi angan menggebu yang dulu ditulis dalam sebuah diary. Tak ada lagi mimpi menjadi sesuatu. Walaupun masih banyak orang yang masih menggebu mencapai sesuatu yang lebih baik dari apa yg telah dicapainya. Namun, tak bisa dipungkiri banyak orang yang terlena dengan posisinya saat ini.

Mungkin itu yang sempat kurasakan beberapa bulan terakhir. Rasa malas menggapai mimpi-mimpi indah dulu sempat menyerangku. Yang kulakukan hanyalah menjalani aktifitasku sehari-hari yang tak terlalu bagus sebetulnya. Huufffth… terperangah ketika kuingat kembali mimpi itu, sudah injury time. Tapi ku yakin, i

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s