2 minggu bersama bule

2 minggu bersama bule

Tulisan ini hanyalah tulisan ringanku tentang pengalamanku menghadapi pelanggan bule. Sebetulnya sih ga bule2 banget, hanya saja beliau pelanggan RS yang ga bisa berbahasa Indonesia, tepatnya WNA dari China.

Seperti biasanya, setiap ada pelanggan yang ingin menyampaikan keluhan untuk RSHS, mereka akan mendatangi ruanganku. Ruangan dengan papan nama Humas dan protokoler. Waktu itu seingatku aku sedang dikejar deadline penerbitan Newsletter RSHS. Tiba-tiba ada suara asing terdengar di depan ruangan, saat aku menoleh, ternyata yang muncul sesosok berperawakan tinggi, sipit, berkacamata dan rapi. perempuan disampingnya yang berpakaian putih-putih langsung menyapaku dan bilang kalau mister ini ingin berbicara dengan humas offiser.  o ow….kaget plus sdikit deg-degan (hehe). maklum, bahasa inggrisku pasif, beberapa kali bercakap-cakap dengan bule sih aku pernah, tapi gak dalam keadaan resmi alias “komplen”. Ngadepin orang jawa barat yang komplen aja aku deg2an, apalagi bule….huhuuuuy….tapi, karena staf lain lagi pada sibuk, dengan sok PD aku hadapi si mister.

aku mulai dengan, “how do u do”

“how do u do, im michael”

“im fitri, is there anything i can do 4 u?” (masih dengan sundanese spelling)

okaaay……dan percakapan dimulai.

Mister michael adalah seorang menejer kontraktor asing yang sedang punya proyek di Subang Jabar. Salah satu pegawainya, Mr. Hu, mengalami kcelakaan kerja dan sudah stengah bulan dirawat di ICU RSHS. Kedatangannya ke Humas ingin minta tolong bertemu dengan direktur tentang keadaan pasien Hu yang sebenarnya, karena setelah 15 hari Mr. Hu gak kunjung membaik.

Lantas kusampaikan bahwa aku harus berkoordinasi dengan kepala bagian dan kepala bagian akan menghubungi direktur. aku minta dia untuk kembali jika sudah ada informasi dari direktur, lalu kami bertukar no Hp.

Bahasa Inggrisnya PERLU apa??????

Seperti biasa, aku sedang membuat berita untuk newsletter sampai ada suara

Hi Fitri….

deg….hadooh pasti si Michael nih, benar saja, dia sudah nampak akrab denganku melambaikan tangan dan menungguku di depan ruangan. Staf lain mnertawakanku, mereka bilang,

Sekarang si mister nyarinya udah langsung Fitri….hadooooooooh….

Baiklah, mau ga mau harus kuhadapi. Karena direktur sedang sangat sibuk menghadapi akreditasi RS, direktur memintaku untuk menyampaikan kalau beliau butuh waktu 2 hari untuk menemui Mr. Michael. Saatnya beraksi…

aku bilang sama dia, kenapa sudah datang, padahal aku belum menghubunginya?

“Im Sorry, but my boss asked me to meet u again n make an appointment with ur director” (kurang lebih gitu laah…)

pas mau ngejawab, gatau mungkin karna gerogi ato apa, tiba2 ngeblank…..lalu aku bilang:

“We……mmmmm…….mmmm….. (muter otak cari bahasa inggrisnya PERLU tapi gak ketemu2)…mmmm…..2 days”

langsung dia bilang:

“ooohh…u need 2 days??”

taaaahhhh etaaaa maksudna teh….bener2 abeh…nyari kata NEED aja susah banget…..hahahhaha

kalo inget kejadian itu suka pengen ketawa sendiri..hihihihihi….

Antara nanya PERCAYA dan nanya NAMA

diakhir percakapan pertamaku dengan si mister dia nanya,

“im sorry, what can I trust u?”

waduh ni bule ga percaya ma gue neh…

“yes”

“pardon, what can I trust u?”

“yeah sure, u can trust me..”

“ouh…hehe…i man, what is ur name?”

“ooohh…my name is fitri”

(baru nyadar kalo dari tadi dia tuh nanya nama, bukan nanya apa sigue bisa dipercaya..haha)

Bos bertemu Bos

Setelah beberapa kali buat janji, akhirnya direktur bisa menemui Mr michael. Ternyata dia juga bawa bossnya. Oh, baru aku ngerti pantesan dia panik bolak balik humas buat bikin janji, ternyata dia juga ditekan ma bosnya, hehe.

saluut….big bossnya mau sengaja terbang ke Indonesia buat nengokin pegawainya yang sakit. Padahal ini big big bigbosnya looh……

hebaat…betapa besar perhatian yang diberikan seorang bos kepada karyawannya.

Dari hari ke hari tiap ada yang harus ditanyakan Mr. Michael pasti datang ke ruanganku. Dari nanya dimana dia bisa membetulkan HPnya yang rusak, nanya keadaan pasiennya, prosedur perawatan jenazah jika pasiennya meninggal, sampe minta diantar belanja untuk keperluan kremasi.

Fiuuhhh….2 minggu sudah si mister bolak balik humas, dan pasien yang dia urus meninggal setelah dirawat selama kurang lebih satu bulan di ICU. Sampai akhirnya dia mngurusi biaya administrasi selama perawatan di RSHS. Itu tandanya petualanganku memutar otak berbicara bahasa inggris akan segera berakhir. hehe…..

Kalo inget kejadian itu aku tertawa sendiri, seorang yang dulunya guru bahasa inggris SD bisa kikuk berbicara langsung ma bule,,,hehe,,,,ternyata memang bahasa inggrisku masih jauh dari bagus…hohohoho

Makasih buat kamu yg mau baca cerita ringanku….karena sementara ini Bahasa Dunia adalah Bahasa Inggris, yuks kita semangat belajar bahasa inggris. Asah terus kemampuan berbahasa Inggris Anda, karena ini akan sangat diperlukan dalam perkerjaan anda, di bidang apapun. Tapi, jangan lupa, aplikasikan bahasa Inggris Anda karna kalo ga dipake pasti cepet ilang ilmunya…hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s